
infokomgpdi.com, Surabaya Juni 2026
Mukernas dengan bulat menerima laporan kerja Majelia Pusat. Majelis Daerah dari Aceh samoai Papua dan luar negeri memberikan tanggapan menerima dan mengapresiasi kinerja dan laporan kerja Majelis Pusat. Beberapa catatan sebagai koreksi dan masukan juga disampaikan oleh beberapa daerah. Memaksimalkan manfaat myGPdI sampai kepada konversi sytem pemilihan yang konvensional menjadi e-vooting yang lebih praktis dan kekinian. Pemerataan bantuan Majelis Pusat ke berbagai sektor juga menjadi harapan dari Majelis Daerah yang belum mendapatkan bantuan.

Permohonan koordinator MD untuk ditingkatkan menjadi Pengurus Majelis Daerah juga adalah harapan koordinator di tanah Papua.
Perwakilan luar negeri dari USA menyampaikan harapan agar segera ada keputusan tertulis Majelis Pusat terkait dinamika GPdI di USA.
Terkait wacana bergabung dengan PGI selain PGPI, beberapa MD menyetujui dan mendukung wacana bergabung pada dua atas gereja sekaligus.

Majelis Daerah Sulteng yang baru saja mengalami ulang gempa bumi memohon perhatian MP untuk membantu gereja-gereja GPdI yang diberitakan mengalami kerusakan berat dan ringan.
Karena terbatasnya waktu, jadwal makan siang sesudah Pleno tanggapan MD pada Laporan Kerja MP tertunda hampir 2 jam hingga Ketua Panitia Pdt. Samuel Jianto menginterupsi dan mengingatkan pimpinan sidang/rapat. SA dan STA/STT yang sedianya mendapat alokasi waktu untuk memberikan tanggapan harus legowo karena sesudah makan siang yang tertunda pimpinan sidang memutuskan untuk lanjut dengan agenda Rapat Komisi.

Pada rapat komisi (5 komisi) Apresiasi dan rekomendasi daerah dirumuskan menjadi usulan terkait ragam bidang pelayanan yang dikelompokkan dalam lima bidang/komisi.
Bidang pendidikan misalnya, perlu melakukan standarisasi mutu pendidikan dan pendidik, bidang keuangan selain harapan akuntabilitas dan transparansi komisi ini juga mengusulkan diperlukan ketegasan MP pada Gembala-gembala yang tidak patuh/loyal organisasi terkait kewajiban membayar persepuluhan.
Bidang kesekretariatan dan infokom mengusulkan agar platform/system myGPdI lebih dimaksimalkan dan menjadi system pangkalan data GPdI selamanya. Infokom diminta agar lebih proaktif melakukan pengawasan pada accun medsos yang menyematkan nama dan logo GPdI, mengcounter pemberitaan hoaks di medsos yang merugikan GPdI sebagai lembaga dan personal pimpinan GPdI.

Bidang organisasi mengusulkan agar wacana untuk ‘pulang kampung’ ke PGI didahului dengan analisa mendalam. Terkait usulan ini komisi lain menanggapi secara beragam. Jubir dari Jambi bermarga Gultom mengingatkan agar usulan dari Komisinya Pdt Hanny Awuy itu diperhatikan. Nostalgia Gultom Jambi kepada pak Gomar Gultom PGI mengundang tawa audiens pulak.
Bidang yang membahas kesulitan/kendala pengurusan sertifikat tanah GPdI sebab AHU Kemenkumham yang tidak update mengusulkan tidak perlu mengaktifkan SK Kumham sebab di beberapa daerah nota kesepahaman tiga kementerian dan surat jawaban Kementerian ATR pada permohonan Timsus Hukum MP diterima sebagai dokumen ‘pengganti’ update AHU.

Pada sesi tanggapan MD pada laporan kerja MP redaksi infokom duduk berdampingan dengan Kadiv Pdm. Rex Winarno dan menanyakan perihal tidak ada laporan Divisi yang dipimpinnya dalam buku laporan. Pak Rex mengaku kurang mendapatkan info, tapi bisa melaporkan jika diminta. Pendeta GPdI yang fenomenal ini menginformasikan bahwa penjualan videotron dengan harga khusus kepada hamba-hamba Tuhan GPdO telah menjangkau banyak daerah. Dari hasil penjualan Divisi yang beliau pimpin juga telah berbagi hasil (PK) kepada Majelis Daerah.
AD/ART cetak yang dijanjikan akan dibagi di Mukernas telah diserah-terimakan pada MD yang telah melakukan pemesanan. Sekretaris Umum MP menjelaskan ada keterlambatan karena harus melakukan cetak ulang. Setelah diperiksa pada cetakan terdahulu masih ditemukan ketidaksesuaian. AD/ART sedianya dapat dilihat/akses secara online pada platform myGPdI.
