
infokomgpdi.com, Agustus 2026
Sudah lama masalah pelayanan GPdI Ngadirejo menjadi pusat perhatian. Belakangan bahkan menjadi sorotan masyarakat luas. Pada tahapan merespon pemanggilan (undangan) Polres setempat kepada staf ahli mewakili Majelis Pusat terkait pelaporan yang dilakukan oleh Pdt. Denny Lumempow (Gembala GPdI Ngadirejo yang ditetapkan oleh MD Jateng) Prof. Dr. Yosua Andre dan rekan menemukan data mengejutkan dari dinas terkait yang menyebutkan (rilis data) permasalahan GPdI Ngadirejo telah berpengaruh negatif terhadap Indeks kerukunan masyarakat.

Pada forum RAPIM di Aston Pluit Jakarta Hotel 04 Agustus 2026 Prof Andre menyampaikan laporan sesudah bertugas berdasarkan SK Staf Ahli Utusan Majelis Pusat yang dipegangnya dengan detail melaporkan dan merekomendasikan : Meminta agar DL mencabut laporan nya. Sejalan dengan rekomendasi Staf Ahli RAPIM hari itu merespon dengan positif dan berdasarkan hal itu Bapak Ketua Umum Majelis Pusat meminta kepada Majelis Daerah agar meminta saudara DL mencabut laporannya karena tidak sesuai dengan (melanggar) AD/ART GPdI dan pontensi memenjarakan pihak lain yang adalah warga GPdI.

Sejak awal dalam konteks permasalahan serupa di wilayah pelayanan mana pun Bapak Ketua Umum Majelis Pusat berulang-ulang menyampaikan spiritnya agar untuk kelanjutan pelayanan penggembalaan lokal GPdI sebagai organisasi/institusi memberi jalan terutama-prioritas kepada anak Gembala.
Sekretaris Daerah MD Jateng Pdt. Dr. Yohanes Prapto warso, M.Th yang hadir mewakili Ketua MD Jateng hari itu mencoba menjelaskan bahwa MD Jateng selama ini sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk penyelesaian masalah pelayanan GPdI Ngadirejo. Kemudian meminta agar perintah Majelis Pusat pasca temuan dan rekomendasi Staf Ahli MP disampaikan secara tertulis kepada Majelis Daerah Jawa Tengah sebagaimana lazimnya dalam administrasi lembaga.
Departemen Penggembalaan Majelis Pusat Pdt. DR(hc). Pawer Manulang, M.Th dan Pdt. Johnny Sumarauw, M.Th menyayangkan masalah Ngadirejo ini berlarut-larut sebab pada tahapan sebelumnya ketika kedua nya bertugas ke Ngadirejo Departemen Penggembalaan sudah merekomendasikan agar pelayanan GPdI Ngadirejo diserahkan kepada Saudara Anton anak Pdt. Ester (alm). Alangkah elok bila rekomendasi Departemen penggembalaan Majelis Pusat ketika itu diperhatikan. Pdt. Ester semasa hidupnya dapat melihat anak kandungnya ditetapkan menjadi penerus pelayanan.

Pdt. Ferdinand Rompas Ketua MD Jawa Barat dan sekaligus anggota Penasihat MP yang sejak awal mengharap agar saudara Anton ditetapkan menjadi Gembala GPdI Ngadirejo pun angkat bicara menegaskan ulang kerinduannya sebagai sesamanya Anton (anak hamba Tuhan). Senada dengan itu Pdt. Karel Silitonga Departemen Organisasi MP juga menyampaikan kenangan untuk menegaskan harapan forum RAPIM hari itu. Agar Majelis Daerah Jawa Tengah menetapkan Saudara Anton menjadi Gembala Jemaat GPdI Ngadirejo.
