
infokomgpdi.com, Medan 20 Januari 2026
Selasa kemarin 20 Januari 2026 utusan Ketua Majelis Daerah DKI Jakarta Pdt. Dr. Johnny W Weol, M.M, M.Th tiba di Medan membawa bantuan MD DKI Jakarta untuk korban bencana alam di Sumut-Aceh. Pdt. Asron Marbun dan Pdt. David Aritonang tiba di Medan disambut oleh Ketua Majelis Daerah Sumut-Aceh Pdt. Samuel Ghozali, Bendahara Tim Penanggulangan Bencana MD GPdI Sumut-Aceh Pdt. Soetrisno yang juga Biro Penginjilan MD Sumut-Aceh, Pdt. Paham Ginting (Wk Bendahara MD Sumut-Aceh), Pdt. Soleman Opusunggu (Biro Misi MD Sumut-Aceh).
Kedua utusan MD Jakarta itu diterima di kediaman Ketua MD Sumut GPdI Eben Haezer Kp Lalang Medan. Majelis Daerah GPdI Jakarta menugaskan dua anggota MD berdarah Batak ini membawa bantuan tunai sejumlah 300.000.000 (tiga ratus juta rupiah). Majelis Daerah Jakarta menghimbau gembala-gembala GPdI Jakarta mengadakan extra kolekte di tiap-tiap jemaat local dan terkumpul sejumlah yang diserahkan oleh Pdt. Asron Marbun dan Pdt. David Aritonang kepada Majelis Daerah GPdI Sumut-Aceh kemarin Selasa 20 Januari 2026 di Kampung Lalang Medan.
Bapak Ketua MD Jakarta Pdt. Johnny W Weol, M.M, M.Th tidak turut serta sebab tugas pada tanggal yang sama ke Banjarmasin untuk melayani Kebaktian Natal Majelis Daerah GPdI Kalimantan Selatan. Sebagaimana disampaikan oleh Pdt. Asron Marbun pada saat penyerahan bantuan tunai MD Jakarta, Majelis Daerah Jakarta dan hamba-hamba Tuhan GPdI Jakarta beharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita korban bencana dan yang terdampak. Ketua Majelis Daerah GPdI Sumut-Aceh Pdt. Samuel Ghozali menerima bantuan MD DKI Jakarta dengan rasa haru dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GPdI DKI Jakarta dan terkhusus kepada Bapak Ketua MD DKI Jakarta Pdt. Dr. Johnny W Weol, M.M, M.Th.
Pasca bencana Majelis Daerah Sumut-Aceh dengan cepat membentuk Tim Penanggulangan Bencana MD GPdI Sumut-Aceh. Majelis Daerah menunjuk Pdt. Ridwan Tarigan sebagai Ketua Tim, Pdt. Frans N Surbhakti sebagai Sekretaris, dan Pdt. Soetrisno sebagai Bendahara. Infokomgpdi.com juga membantu sosialisasi rekening bank Tim Penanggulangan Bencana MD GPdI Sumut-Aceh pada awal dibentuk.

Sesudah informasi akses jalan sudah terbuka/hubung, Tim bergegas menuju Lokasi dengan persediaan bantuan yang ada. Tim bergerak dengan kerja keras karena kondisi jalan yang mereka lewati menuju titik Lokasi masih sangat terbatas. Pdt. Soetrisno yang dihubungi redaksi mengisahkan betapa tidak mudahnya pada awal bergerak. Rombongan tim harus berhadapan dengan upaya penjarahan di Tengah perjalanan dan waktu tempuh yang menjadi lebih lama. Belum lagi kendala sebab langkanya BBM. Bantuan ke rekening bank Tim Penangulangan terus mengalir seiring dengan upaya Tim untuk menyalurkan bantuan dengan segera kepada para korban. Pak Soetrisno menyebut ada 139 Gembala dalam daftar korban bencana. Sampai dengan hari ini telah terjangkau semua. Dengan skema menemui para hamba Tuhan korban bencana di beberapa titik kumpul Tapteng, Taput, dan Tapsel. Menuju 139 titik masih sangat tidak memungkinkan, karenanya Tim penanggulangan mengumpulkan para hamba Tuhan di satu tempat tertentu dan menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai kepada masing-masing. Beberapa hamba Tuhan dalam daftar ada juga yang belum bisa menjangkau tempat pertemuan yang diatur oleh Tim, maka Tim menitipkan bantuan kepada rekan terdekat untuk menyerahkan pada saat yang memungkinkan kemudian.
Beberapa kelompok pemerhati juga telah datang ke Lokasi dengan membawa sejumlah bantuan. Pdt. Marjuli Doloksaribu misalnya, dari Yayasan Maranatha Bali telah beberapa kali datang membawa bantuan dan berkoordinasi dengan Tim. Juga Pdt. Frangky Rewah Ketua MD GPdI Sulteng sekaligus anggota MPR GPdI Bersama Pdt. Markus Sigalingging.
Tim Penanggulangan Bencana masih akan terus bekerja menolong para korban. Dengan dana yang terus mengalir ke rekening bank dan yang baru diterima dari MD Jakarta, Tim masih akan terus bergerak. Pak Soetrisno juga menginfokan rencana membangun 3 Gereja. Bantuan untuk membeli tanah telah diserahkan kepada tiga gembala, jika tidak ada aral melintang Minggu depan, tempat pelayanan Pdt. Anwar Mendrofa di Tukka akan dilakukan peletakan batu pertama Pembangunan Gereja baru.
foto: Pada sala satu kunjungan Tim Penanggulangan sebelumnya
Tim Penanggulanangan ini juga sudah menyalurkan bantuan perbaikan 40 kendaraan yang rusak berat karena terendam berhari-hari. Tim juga membelikan 3 unit roda 2 second. Hingga hari ini Tim Penanggulangan telah menyalurkan lebih dari satu milyar rupiah kepada korban bencana.

